Skip to main content

Featured

Pahlawanku

Dibawah pekat gelapnya langit, terbangunlah beliau Menyambut hari, yang bahkan masih terlalu dini Kegiatannya telah dimulai sejak pagi Sambil menunggu lengsernya fajar menuju langit biru Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan Pelik pun tak jadi keluhan Semua demi keluarga yang amat beliau sayangi Apa lagi kalau bukan untuk suami dan buah hati? Di balik wajahnya yang makin keriput Rasa iba ini tumbuh sesak di dalam dada Melihat sosok beliau yang berangsur uzur Tak kuat pikirku hidupku tanpa dirinya Tanpa beliau, aku bisa apa? Tanpa beliau, aku jadi apa? Tanpa beliau, aku bukanlah apa-apa! Ibuku, pahlawanku Walau aku takkan pernah bisa membalas jasamu Setidaknya kalbuku selalu melantunkan doa padamu #EmpisEmpisTemanggung #10102022

Era Digital

Ku teringat di kala aku masih muda

Kita bergembira, bermain bersama

Walau kadang menderita dan merasakan luka

Namun banyak kenangan canda tawa


Bermain bersama di lapangan

Menghalau lawan, menggiring bola

Kadang juga mengejar layangan

Baru pulang ketika adzan maghrib tiba



Sekarang, semuanya telah berubah

Dijauhkan oleh jarak, didekatkan teknologi

Meski begitu, kenangan masa lalu kini menjadi sejarah

Majunya teknologi malah memutus komunikasi


Memang, zaman sudah memasuki era digital

Namun sekarang, kawan akrab dulu pun bisa jadi tak lagi saling kenal


#SebuahSoneta



Comments

Post a Comment

Popular Posts