Pahlawanku
Dibawah pekat gelapnya langit, terbangunlah beliau
Menyambut hari, yang bahkan masih terlalu dini
Kegiatannya telah dimulai sejak pagi
Sambil menunggu lengsernya fajar menuju langit biru
Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan
Pelik pun tak jadi keluhan
Semua demi keluarga yang amat beliau sayangi
Apa lagi kalau bukan untuk suami dan buah hati?
Di balik wajahnya yang makin keriput
Rasa iba ini tumbuh sesak di dalam dada
Melihat sosok beliau yang berangsur uzur
Tak kuat pikirku hidupku tanpa dirinya
Tanpa beliau, aku bisa apa?
Tanpa beliau, aku jadi apa?
Tanpa beliau, aku bukanlah apa-apa!
Ibuku, pahlawanku
Walau aku takkan pernah bisa membalas jasamu
Setidaknya kalbuku selalu melantunkan doa padamu
#EmpisEmpisTemanggung
#10102022

Comments
Post a Comment